Mengenal Austenitic Stainless Steel

Stainless steel pada dasarnya memiliki kandungan krom minimal 10,5%. Namun, untuk meningkatkan sifat besi stainless tahan karat dalam berbagai aplikasi, besi stainless ditambahkan komponen lain. 

Penambahan komponen tersebut membuat stainless steel terdiri dari beberapa klasifikasi dan spesifikasi yang masing-masing memiliki keunggulan sesuai pada pengaplikasian. Berbeda dengan baja lain, stainless steel didasarkan pada struktur metalurginya. Salah satunya adalah stainless steel austenitic.

Apa itu Austenitic Stainless Steel?

Austenitic stainless steel merupakan jenis stainless steel yang memiliki kandungan 16% kromium, 6% nikel, dan nitrogen. Jenis besi stainless ini memiliki ketahanan pada korosi lebih baik dibandingkan jenis feritik. 

Hal ini dikarenakan austenite memiliki kandungan nikel yang membuat jenis baja ini cocok diaplikasikan di suhu rendah. Selain itu, Austenitic Stainless Steel mempunyai sifat non-magnetik serta tidak dapat dikeraskan melalui perlakuan panas. 

Besi stainless austenitic biasanya digunakan sebagai arsitektur atap, pintu, jendela, oven, peralatan dapur dan masih banyak lagi. Produk-produk tersebut terbuat dari tipe besi stainless austenitic yang sesuai kebutuhan dan karakteristiknya.

Tipe Austenitic Stainless Steel

Berikut ini adalah tipe austenitic stainless steel yang digunakan dalam berbagai kebutuhan industri.

Tipe 301

Besi stainless tipe 301 merupakan tipe dengan bahan yang ekonomis. Tipe ini sering digunakan pada peralatan di air tawar, penutup roda kendaraan, penekan rem dan masih banyak lagi.

Tipe 316

Tipe stainless steel 316 memiliki unsur tambahan molibdenum (Mo) pada kisaran 2-3% yang membuatnya lebih tahan terhadap korosi. Sehingga tipe stainless steel ini sering digunakan pada peralatan pengolah makanan, peralatan lab, serta penghantar panas yang baik. 

Tipe 321

Tipe besi ini memiliki kandungan krom yang ditambahkan titanium dan karbon untuk pengerjaan suhu tinggi. Material ini diaplikasikan pada alat pemanas suhu tinggi.

Tipe 317

Sama dengan tipe 316, stainless steel 317 memiliki unsur tambahan molibdenum. Namun, kandungan unsur yang ditambahkan lebih besar, yaitu sekitar 3-4%. Sehingga tidak heran jika besi ini digunakan sebagai bahan pada peralatan yang digunakan pada suhu rendah (dingin)  dan air laut.

Tipe 304

Tipe besi stainless austenitik ini digunakan untuk peralatan rumah tangga dan dapur karena aman dari korosi serta karat.

Jenis besi stainless austenitik banyak digunakan dalam berbagai peralatan industri. Dengan unsur tambahan, membuat besi ini terdiri dari berbagai tipe yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya adalah stainless steel 316 berkualitas yang bisa Anda dapatkan di PT. Sinar Djaja LKS.